:> Jual game PC










































Disini ada beberapa game PC yang saya jual,antara lain:



  • Euro 2008

  • Crusaders: Thy Kingdom Come

  • Overclocked

  • Aggression : reign Over Europe

  • TUROK

HARGA
1 DVD = Rp.12.500
*** Harga belum termasuk ongkos kirim

jika ingin memesan dan menanyakan spesifikasi game,silahkan hubungi:


Martin 08561348341-02192129223

email: bulshit_34@yahoo.co.id

:> Bill Gates datang ke Indonesia


JAKARTA, RABU-Bos Microsoft Bill Gates kemungkinan besar akan datang ke Indonesia bulan Mei 2008. Gates telah merespon surat dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait upaya dengan pengembangan teknologi informasi di Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Informatika M Nuh di Gedung Departemen Komunikasi dan Informatika, Rabu (5/2). "Presiden kirim surat pada bulan September 2007. Dan pada November 2007 sudah dibalas Bill Gates. Insya Allah akan hadir pada tanggal delapan atau sembilan Mei 2008 di Jakarta," kata M Nuh.
Pemerintah, jelas Nuh, akan mempersiapkan diri dalam mencapai dealing exchange dengan Bill Gates agar mencapai kerja sama yang menguntungkan kedua belah pihak. "Kita akan melakukan kerja sama dengan Microsoft untuk saling menyempurnakan untuk menghasilkan sesuatu yang baik bagi negara ini," jelasnya.

:> RoySuryo Vs Blogger


ini cuplikan tentang debat bicara di kampus Budi Luhur tanggal 9 april

Situs Partai Golkar dibobol. Foto wajah pakar telematika Roy Suryo disusupkan bersama dua cewek bule. Reaksi atas komentar Roy Suryo yang sering memojokkan bloger Indonesia?

Di salah satu halaman web Partai Golkar itu pada Jumat pagi kemarin terpasang foto Roy Suryo, dosen teknologi informasi yang juga konsultan di Unit Pusat Identifikasi Mabes Polri, dengan teks:

“Haiiiiiii… Jumpa lagi….. dgn Tante Roy. Adyuh Mana Ujyan Ga da Ojyek Bechex Bechex *iklan cincha dolo ya pak admin* Maap pak admin cuma pengen titip numpang pesen aja… buat Tante Roy.”

Saat artikel ini kutulis pukul 2.30 Sabtu siang, situs Golkar sudah tidak bisa lagi diakses. Tidak jelas apakah sengaja ditutup sementara oleh pihak Golkar. Selanjutnya pesan dari hantu belau Internet itu berbunyi:

“Adyuh Roy Roy… please deyyy jangan suka NATO deh yey, jadi nye kayak yang nepsong gede tenaga kurang gitu bo. Geli2 gimanaaa gitu dengernye aih.. mati. eik curiga jangan2 yey sekong ya bow, maen tuduh2 blogger.. dihhh malu deh…. Secara eik kan bukan blogger kaleee. Ya udeh, kiss by dulu yah buat om roy. Maap ye pak mentri, om admin, cuma intermesum aje dari eik.. aih intermesso maksudnye, kite2 dukung pak mentri kok.. :)) dari siapakah.akyu@yahoo.com. thx buat ortuku yang sudah menciptakan seekor monster. The Deranger Products of Evil Coder.”

Beberapa hari sebelumnya web Departemen Komunikasi dan Informasi juga sempat dibobol dengan pesan yang hampir sama. Foto wajah Roy Suryo ditempelkan pada gambar tubuh bertelanjang dada seorang pemuda. Si pembobol menitipkan alamat email yang sama: siapakah.akyu@yahoo.com.

Sebenarnya bukan kali ini saja Roy Suryo diserang secara kasar di Internet. Terdapat puluhan forum seperti milis dan weblog yang sudah sejak beberapa tahun terakhir selalu memojokkan Roy Suryo. Bahkan ada satu situs yang dibuat khusus untuk “menghujat” dan mencari-cari kelemahan Roy. Ada bloger kondang Indonesia yang secara resmi menyatakan diri mendukung situs anti-Roy Suryo itu.

Tentang pembajakan foto dan namanya di situs-situs pemerintah, Roy Suryo kepada Media Indonesia mengatakan, “Yang patut dikhawatirkan adalah tindakan para blogger negatif tersebut bisa merugikan pemerintah dan siapa saja yang menjadi korban mereka.” Sebelumnya kepada Detik dia juga berkata bahwa bloger adalah tukang bohong, penipu, dan tidak bisa dipercaya.

Menurut Blog Berita, tidak semua pendapat Roy itu benar, dan juga tidak total salah. Belum lama ini nama Roy dibajak oleh bloger tak dikenal dengan mendaftarkan weblog gratis di Blog Detik. Dengan tegas Roy membantah bahwa situs itu bukanlah miliknya.

Sepengetahuanku, genderang perang antara “kalangan bloger” dengan Roy ditabuh pertama sekali oleh Roy, yaitu dengan mengatakan bahwa blog adalah tren media sesaat dan tulisan bloger tidak bisa dipercaya. Aku kurang tahu apa yang membuat Roy sampai pada kesimpulan itu. Sebagai pakar TI yang sering tampil di tivi, radio, dan koran-koran, seharusnya dia sudah tahu bahwa justru weblog adalah tren media yang sedang naik daun. Bahkan seorang konglomerat media sekelas Rupert Murdoch telah menyatakan, beberapa tahun ke depan media konvensional seperti koran dan tivi tidak akan lagi mendominasi opini publik; media online, termasuk blog, sedang mengambil-alih pembentukan opini publik. Suratkabar akan ditimpa media Internet, katanya. Sejak pendapatnya itu, telah banyak koran menjadi lebih serius membuat dan meningkatkan mutu situsnya.

Di Amerika Serikat sendiri, negara dengan pers paling bermutu, bloger bahkan telah diakui posisinya sebagai bagian dari pers. Di sana bloger diberi akses meliput ke lembaga-lembaga pemerintah. Memang tidak otomatis semua bloger adalah wartawan, tapi bloger bisa jadi wartawan.

Jujur saja, membaca komentar-komentar Roy Suryo di media yang sering menuding bloger sebagai pembohong, aku pribadi juga merasa tidak bisa menerimanya. Benar, ada bloger pembohong, ada bloger anonim yang menulis secara tidak bertanggung jawab, ada bloger yang kerjanya cuma memaki-maki orang lain dan agama lain. Tapi statemen Roy sejak awal telah ditujukan kepada semua bloger tanpa pandang bulu. Inilah yang menurutku membuat banyak bloger marah dan sering mem-posting tulisan yang mengejek Roy.

Aku setuju ketika bloger Indonesia ramai-ramai menulis artikel mengkritik Roy. Tapi aku tidak setuju dengan cara sebagian bloger yang memakai kata-kata tidak etis, bahkan sering kasar dan memaki. Kalau bloger masih terus mengkritik Roy dengan hujatan seperti itu, maka akan semakin benarlah apa yang selalu dikatakan Roy tentang bloger Indonesia.

Ada harapanku bahwa bloger-bloger senior Indonesia — yang di antaranya bekerja sebagai dosen, pegawai pemerintah dan swasta, yang bergelar tidak cuma S1 — mau mengambil sikap tegas untuk mengembalikan arus kritik terhadap Roy pada jalur yang benar dan beretika. Bloger senior tidak seharusnya diam, apalagi kalau ikut-ikutan mengkritik Roy dengan hujatan dan sintilan bernada nyinyir alias iri.

Kalau kita, kalangan bloger, masih terus memaki-maki Roy, maka yang kita tinggalkan kepada generasi penerus lewat jejak Internet adalah kepicikan berpikir. Kita harus bisa mengkritik Roy dengan lebih elegan, dengan komentar lebih bermutu ketimbang hanya, “Hai, Roy, lo pakar TI ya!” Bila kita hanya mengumpat Roy karena dia sering diklaim media sebagai pakar TI, diakui sebagai saksi ahli di pengadilan, sering didaulat membawakan talk show teknologi informasi di tivi, maka sebenarnya kita hanya membuktikan bahwa kita sedang cemburu padanya.

Apa hak kita untuk protes kalau media menyebutnya sebagai pakar TI? Kupikir media sebesar majalah Tempo, harian Kompas, dan Metro TV tidaklah dungu dengan menyematkan label pakar TI pada Roy.

Ayo, kawan bloger, kritiklah Roy dengan lebih bermutu, jangan cuma karena iri.

:> Joomla


Apa sich Joomla!..?? uupppsss.. ini Joomla! loh.. bukan Joomlo. Joomla sebenarnya varian dari CMS terdahulunya yang sampai saat ini pun masih berkembang yaitu MAMBO.Kalau dibilang beda,keduanya hampir mirip. Kalau kata peribahasa "Serupa tapi tak sama", atau "Bagai pinang dibelah kampak".(upss salah maksudnya pinang dibelah dua).
Storynya gini... sebuah perusahaan di Australia yang bernama Miro membuat CMS bernama Mambo pada tahun 2001.Software ini dibuat dengan sistem opensource sehingga konstributor terhadap perkembangan software ini sangatlah pesat.Karena melihat dari sisi bisnis yang semakin cemerlang pada tahun 2002,kini perusahaan mulai berubah pikiran dan membuat 2 versi dari Mambo yaitu versi Open source dan versi komersil yang dijual.Versi open source dinamakan dengan MOS (Mambo Open Source) sedangkan versi komersilnya dinamakan dengan Mambo CMS.
Pada saat Indonesia sedang ramai-ramainya merayakan kemerdekaannya pada tanggal 17 Agustus 2005,perseteruan pengembang Mambo dengan Miro sebagai pemegang hak cipta mencapai puncaknya dimana para pengembang Mambo ramai-ramai hijrah dan mengembangkan CMS Open Source sendiri dengan nama Joomla!. Pada tanggal 16 September 2005,diperkenakanlah Joomla! versi 1.0.0 kepada publik yang sebenarnya merupakan produk yang sama dengan Mambo 4.5.2.3 namun dengan beberapa perbaikan. Hanya dalam waktu sekejap semenjak Joomla diperkenalkan,anggota komunitasnya telah mencapai 8000 orang dan Joomla menjadi salah satu CMS yang sangat terkenal didunia dengan jumlah anggota komunitas melebihi 178.000 !.
Dengan dukungan yang sangat tinggi dari komunitas ini,pengembangan Joomla sangatlah pesat dan ini merupakan keuntungan bagi pemakai Joomla karena bisa terus memperbaharui program yang digunakan Permasalahan-permasalahan yang ditemukan pada Joomla,biasanya juga segera direspon dan diperbaiki karena terdapat ribuan website yang menggunakan Joomla.

Postingan Lebih Baru Beranda